Ibu Presiden Membatik di Farizcraft

Perhatian: buka pada jendela baru.CetakSurel

Minggu, 20 May 2012 14:59

Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono bersama rombongan mengunjungi stand pameran Farizcraft
yang disambut langsung oleh Risnawati


Jakarta 26.04.2012

Usai membuka pameran Inacraft ke 14 tahun 2012 Presiden bersama sejumlah menteri antara lain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mendag Gita Irawan Wirjawan, Menperin MS Hidayat, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dan Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan berkeliling meninjau arena pameran di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Presiden didampingi Ibu Ani Yudoyono beserta rombongan berkunjung ke-stand Farizcraft yang di terima langsung oleh pemiliknya Risnawati.

Pada kesempatan itu istri orang satu di negeri ini memperagakan membatik sebagaimana mafhum dilakukan oleh pengrajin batik pada umumnya.

Dengan luwes Ani Yudoyono memegang canting, mencelupkan ke wajan perapian lilin, meniup lubang canting dan menggoreskannya diatas kain putih. Tak lama terbentuklah seketsa motif batik spontanitas ala Ibu Negara.

Sepontan stand Farizcraft sesak oleh juru tinta yang mengabadikan momen itu seagai bahan berita.

Ternyata membatik itu tidak gampang, ujar Ibu presiden. Dan yang menyaksikanpun bertepuk tangan termasuk presiden SBY sambil tersenyum.

Ibu Ani Yudoyono membatik di stand Farizcraft

Tak ketinggalan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu juga ikut mencoba membatik. Kali ini di pandu dan diarahkan langsung oleh Risnawati.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu didampingi oleh Risnawati
ikut mencoba membatik di Farizcraft

Lain ibu negara lain pula ibu mentri, keduanya berasal dari latar belakang yang berbeda maka hasil motif batiknya-pun berbeda pula.

Ibu mimpi apa semalam? (maksudnya stand farizcraftnya sampai di singgahi presiden). Tanya Gatot Mudiantoro Suwondo direktur utama BNI kepada Risnawati yang di jawabnya dengan senyum. Karena aku tidak memimpikan apa-apa, jadi aku agak gugup pula menjawabnya, sambil aku ingat-ingat semalam, ujarnya kepada penulis.

Memang keberadaan Farizcraft di Inacraft 2012 di fasilitasi oleh BNI melalui kantor cabangnya di Pekalongan sebagai salah satu mitra kerja perbankan kami, makanya kami ada di sini satu kelompok pengrajin binaannya dari seluruh Indonesia. Ini sangat membantu kami dalam mempromosikan produk-pruduk kami ketengah khalayak dan calon pembeli baik dari dalam maupun luar negeri. Harapan kami pembinaan yang diberikan oleh BNI tidak berhenti sampai disini dilanjutkan lebih luas lagi sehingga pegiat usaha kecil menengah seperti kami ini semakin lebih banyak mendapatkan pengetahuan mengenahi pengelolaan usaha yang benar termasuk bagaimana, kemana dan seperti apa seharusnya produknya bisa semakin di minati oleh konsumen. Dengan demikian ketahanan usaha kami akan semakin terbangun secara konstruktif, laba usaha yang kami kumpulkan sedikit demi sedikit dapat memperkokoh cashflow kami. Kesejahteraan segenap teman-teman karyawan Farizcraft meningkat, Corporate Social Responsibility (CSR) dapat maksimal, Risnawati menyampaikan.

Risnawati Farizcraft ketika mengarahkan salah satu reporter telivisi di dalam membatik

Saya sangat bersyukur dan berterimakasih sekali kepada Bapak dan Ibu presiden juga Bapak Ibu Menteri atas berkenannya mengunjungi stand kami. Ucap Risnawati kapada salah satu reporter televisi swasta ternama yang mewancarai di lokasi stand sembari minta di ajari membatik.

Dalam kesempatan yang baik ini pula ingin saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak H. Benny Siswanto selaku pimpinan Sentra Kredit Kecil BNI Cabang Pekalongan. Juga kepada Pemda (pemerintah daerah), Dekranas (dewan kerajinan nasional), Dekranasda (dewan kerajinan daerah) Pekalongan dan pula kepada seluruh teman-teman karyawan kami yang selama ini ikut terlibat langsung untuk membesarkan Farizcraft, semoga Farizcraft semakin maju dan barokah untuk semua, demikian Risnawati mengharapkan. (fc-80)